BPP MAJAULENG

Jl. Olahraga No.4 Paria.

BPP MAJAULENG

Jl. Olahraga No.4 Paria.

Selasa, 29 Agustus 2023

 PENGAMBILAN UBINAN  KECAMATAN MAJAULENG KABUPATEN WAJO

Pengambilan  ubinan BPP Majauleng
    
    BMKG memprediksi puncak dampak El Nino akan terjadi pada Agustus-September 2023. Hasil monitoring hingga pertengahan Juli 2023, sebanyak 63% dari zona musim telah memasuki musim kemarau.  Beberapa Daerah yang akan terdampak cukup kuat adalah sebagian besar wilayah Sumatera seperti Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Bengkulu, Lampung. Seluruh Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara diprediksi memiliki curah hujan paling rendah dan berpotensi mengalami musim kering yang ekstrem. (BMKG, Juli2023)
    Fenomena El Nino perlu diwanti-wanti, pasalnya BMKG secara nasional menyampaikan, bahwa sejumlah daerah di provinsi Sulawesi Selatan bakal mengalami fenomena El Nino atau kekeringan.  Prediksi kondisi El Nino untuk skala Indonesia memasuki skala lemah sampai moderate (tinggi), dimana puncaknya ada di bulan Agustus dan September dan kondisi itu tentu saja berpengaruh terhadapa curah hujan rendah bahkan cukup mengurangi potensi hujan yang ada di wilayah Indonesia termasuk wilyah Sulsel. (Alief, Juli2023)
    Salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Wajo, yakni Kecamatan Majauleng tidak luput dari dampak El Nino.  Kecamatan Majauleng yang merupakan daerah tadah hujan   sebagian terdampak kekeringan. Dampak El Nino yang mulai  dirasakan yaitu  curah hujan yang tidak merata    diawal musim tanam.  Para petani terlambat mengelola lahan dan bahkan ada yang  tidak menanami lahannya.
    Pelaksanaan panen di wilayah Kecamatan Majauleng dilaksanakan mulai tanggal 15 Agustus 2023, tepatnya di Desa Botto Tanre dan menyusul Desa Lainnya, yakni  Lamiku,  Botto Penno, Botto Benteng, Liu, Rumpia, Limpomajang, Paria, Cinnong Tabi, Watan Rumpia, Tengnga, Laerung dan Uraiyang dan menyusul daerah lainnya.  
    Salah satu kegiatan yang dilakukan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Majauleng adalah  pengambilan ubinan di wilayah kerja nya yang masing-masing penyuluh melakukan pengambilan ubinan di wilayah binaan.   Ubinan merupakan cara untuk melihat perkiraan hasil panen tanaman padi melalui pengambilan titik sampel dengan cara diukur dengan ukuran 2,5 x 2,5 m² yang kemudian hasilnya diukur dan ditimbang. Hasil inilah yang dapat dijadikan dasar dalam penentuan produksi dalam 1 hektar.
    Salah satu lokasi pengambilan ubinan yang dilakukan di Kelompok Tani Pabbaresseng Desa Lamiku,  29 Agustus 2023, milik Bapak Andi Baso Mulyadi, dengan luas 0,40 Ha.Varietas padi yang dipanen yaitu Impari 32.  Menurut pemilik lahan, Varietas Impari 32 dipilih karena tahan terhadap penyakit dan berasnya pulen dan menggunakan sistem tanam 4 : 1.
    Hasil ubinan di Kelompok Pabbaresseng ini menghasilkan 4,2 Kg, yang dikalikan dengan 1600 didapatkan 6.720 Kg atau 6.72 Ton / Ha.  Produksi yang ada masih baik karena letak persawahan berada dekat saluran air.  
Setelah pengambilan ubinan di wilayah binaan masing-masing penyuluh didapatkan hasil rata-rata produktivitas 3,9  Ton /Ha.  Tidak dipungkiri bahwa fenomena El Nino sangat berdampak pada produksi padi di wilayah Kecamatan Majauleng.  Semoga di musim tanam yang akan datang dampak fenomena El Nino terlewati dan produksi padi bisa kembali normal.  Dengan adanya kegiatan pengabilan ubinan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi padi dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani yang ada di Kecamatan Majauleng.

   Foto Kegiatan Pengambilan Ubinan Penyuluh Pertanian Kecamatan Majauleng :